Lake Toba The Forgotten Beauty

Tuesday, March 6, 2012

Sanggar Seni Budaya "Lusido" Mengenalkan Batak Melalui Seni Tari (Tortor)

Sehubungan dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, sebaiknya tidak membuat kita lupa dengan akar Budaya yang kita miliki, termasuk nilai Seni dan Adat istiadatnya. Sebuah degradasi tentang pemahaman Budaya yang dialami oleh kaum muda saat ini tampaknya sedang diperhadapkan pada pergeseran pemahaman tentang Budaya dan Adat istiadat, hal ini sangat mungkin terjadi akibat pengaruh teknologi modern dan Budaya asing yang sedang diperhadapkan secara bebas dan terbuka tanpa memiliki batas, serta mudah untuk diakses oleh semua kalangan

Bila kita lihat dari akar Seni dan Budaya yang dimiliki oleh masyarakat kawasan Danau Toba, sungguh pantas dihargai dan harus dilestarikan sebagai salah satu asset bangsa. Disamping nilai Seni Budaya, potensi keindahan alam Danau Toba juga turut memaksa dan menyadarkan kita semua untuk selalu mengucap syukur atas karya agung Sang Pencipta yang diberikan bagi kita semua. Maka dari itu generasi saat ini memiliki komitmen untuk menggali dan memanfaatkan seluruh potensi yang ada demi masa depan masyarakat yang adil dan sejahtera yang berkelanjutan.


 
Sanggar Budaya Lusido Tampil di Istana Negara Republik Indonesia

Maka dari itu “SANGGAR SENI BUDAYA LUSIDO AJIBATA” berusaha untuk menggali dan menampilkan kembali nilai Budaya masyarakat kawasan Danau Toba seperti Tor-tor, Gondang, Opera Batak,Andung Batak, design baju yang terbuat dari Ulos dan bahkan Seni suara dengan mengumandangkan kembali lagu Batak yang dahulu terkenal ke penjuru dunia dan sekarang hal itu sudah jarang diperdengarkan. Berdasarkan pengalaman Sanggar Seni Budaya Lusido Ajibata, sudah sering melakukan pertunjukan di depan turis local, mancanegara, para pejabat besar, bahkan sudah sering dianugerahi penghargaan dalam berbagai festival kebudayaan. Berbagai pengalaman yang sudah dilalui menjadikan motivasi bagi Sanggar untuk mengapresiasikan nilai Seni Budaya demi kepentingan kita bersama dan untuk kemajuan Pariwisata Danau Toba khususnya Kabupaten Toba Samosir.

 Visi :
Memotivasi generasi Muda Batak khususnya di Bonapasogit untuk mau mengenal, melestarikan       dan lebih mencintai Budayanya sendiri dari pada Budaya orang lain.

Misi:
 Menggali dan mengangkat Budaya Batak yang bernuansa ke tradisionalan yang sudah mulai ditinggalkan sebagian orang Batak  dan mensejajarkannya dengan Budaya suku lain di negara kesatauan Republik Indonesia hingga ke Mancanegara.


PRESTASI TERTINGGI:
  1. Juara I Festival Tari Sigale-gale Tingkat Propinsi Sumatera Utara, 16 Oktober 2010 di Hotel Emerald Garden Medan yang diikuti 26 Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Utara.
  2. Juara I Festival Tari Daerah di Pesta Danau Toba 23 Oktober 2010 di Parapat yang diikuti 14 Tim dari 10 Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Utara.
  3. Juara I Festival Gondang Batak di Pesta Danau Toba 23 Oktober 2010 di Parapat mewakili Kabupaten Toba Samosir diikuti 8 Tim dari 8 Kabupaten/Kota di kawasan Danau Toba.
  4. Juara I dan Juara II Festival Andung Batak di HUT TB Center 17 April 2011 di Balige Kabupaten Toba Samosir Sumatera Utara.\
  5. Menampilkan ciptaan sanggar tor-tor Sigale-gale kreasi Polisi Lalu Lintas di HUT RI ke -66 Tahun, 17 Agustus 2011 di Istana Negara Jakarta bekerjasama dengan Yayasan Soposurung Balige sebagai Delegasi Kesenian Propinsi Sumatera Utara dari Kabupaten Toba Samosir dan di Sponsori Letjen (Purn) TB. Silalahi.
  6. Juara I Festival Tari Daerah Pesta Danau Toba 28 Desember 2011 di Parapat sebagai utusan dari Kabupaten Toba Samosir yang diikuti 17 Tim dari 14 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara
JENIS TOR-TOR YANG SETIAP SAAT SIAP KAMI TAMPILKAN:

1.TOR-TOR SOMBA
Tor-Tor Somba adalah Tor-Tor untuk menghormati yang Maha kuasa,Raja dan para undangan    sekalian agar kita semua mendapat berkat, restu dan perlindungan dari Yang Maha kuasa serta diberikan kesehatan didalam bekerja dan dimanapun kita berada.
 Cat:-Durasi 5 menit dan jumlah Penari 11 orang(5 pasang + satu pamitta gondang Live Gondang Gondang.

2.TOR-TOR TUNGGAL PANALUAN
Tor-Tor Tunggal Panaluan Adalah ritual Tor-Tor yang sangat sakral  antara Manusia(Datu Bolon) dengan Mulajadi Nabolon(Yang Maha Kuasa)karena apabila Tor-Tor ini di perintahkan seorang Raja kepada seorang Dukun yang sakti(Datu Bolon)pada zaman dahulu bertujuan untuk menolak bala,meminta dan menolak hujan,mengangkat pemimpin baru,membentuk Kampung baru dan mengambil keputusan untuk berperang.
 cat:Durasi 14 menit dengan Penari 15 orang diiringi Gondang Bolon,di dalam Tor-Tor ini kita tambah    dengan atraksi Manortor di atas api sejauh 5 M

3.TARI 5(LIMA) SERANGKAI
Tari 5 (lima) Serangkai adalah Tari yang melambangkan satu kesatuan 5(lima) Puak Batak yang bersaudara dengan bersama-sama menarikan 5(lima) ragam Tari Batak sesuai dengan urutan persaudaraan 5(lima) Puak Batak :Toba,Simalungun,Mandailing,Karo dan Phakpak Dairi yang di iringi alat musik tradisional dari si Sulung Toba yaitu Gondang Hasapi.
Durasi 13 menit Penari 5(lima) orang di iringi Gondang Hasapi.

 4.SENDRATARI PESTA PERNIKAHAN ADAT BATAK TOBA
 SENDRATARI PESTA PERNIKAHAN ADAT BATAK TOBA adalah Tor-Tor yang menunjukkan prosesi singkat pesta pernikahan Adat Batak Toba mulai dari 5 pasang Muda-Mudi menari di Pesta Naposo dan sepasang sejoli dari mereka saling jatuh cinta dan kemudian meminta restu dari kedua orangtuanya dan kemudian prosesi Pernikahan diberkati Pengetua Adat ,kemudian meneruskan prosesi Pesta Adat hingga Pesta besar karena pihak laki-laki(Paranak)dan pihak perempuan(parboru)sudah membuat satu kesepakatan dan menyetujui Pesta Pernikahan segera dilaksanakan.

Cat:Durasi 16 menit Live Gondang bolon karena
      cerita yg sangat jelas di TorTor ini,ada jambar(juhut asli) dari paranak,ikan mas(dekke ni parboru                  dan Tulang dibuat asli),sijalo tintin marakkup.
Penari 17 orang:Muda-mudi 4 pasang,Pengantin 1 pasang,pihak Perempuan(Parboru),Pihak laki-
Laki(Paranak),Paman(Tulangna) ,Namamasu-masu.

Prestasi:Sudah tampil di Hotel bintang 5 di Jakarta yaitu Hotel Borobudur Jakarta yang disponsori oleh Letjen Purn DR TB Silalahi SH 17 Agustus 2011.

5.ANDUNG BATAK
Adalah salah satu tradisi Budaya Batak yang sudah jarang kita lihat zaman sekarang karena sebagian orang Batak sudah mulai meninggalkan tradisi ini dan ada rasa malu,contoh Mangandungi namatena(meratapi kelurga yg telah meninggal)dimana zaman dahulu ada syair dan seni yang keluar saat andung itu dibuat seseorang Pangandung sehingga membuat kita hanyut dalam syair yang sedih dan bahkan membuat kita ikut menangis.Akan tetapi kita tidak menyerah sekarang kita ciptakan Andung versi lain,bukan meratapi/mangandungi yang meninggal akan tetapi ciptakan andung Batak dengan tema lain "MANGANDUNGI/MERATAPI DANAU TOBA YANG SUDAH KOTOR DAN TERCEMAR" kemudian "MANGANDUNGI/MERATAPI BUDAYA BATAK YANG SUDAH TIDAK DILESTARIKAN DAN TIDAK DISUKAI GENERASI MUDA BATAK"
Cat:Durasi 6 sp 8 menit dengan suara seruling/sulim sayu-sayu mengiringi dibawakan satu orang

6. TOR-TOR SIGALE GALE KREASI POLISI LALU-LINTAS
Tor-Tor Sigale-gale adalah alkisah pada Zaman dahulu seorang Raja di tanah Batak yaitu di Pulau Samosir hanya mempunyai seorang anak laki-laki yang akan menjadi pewaris tahta kerajaan,tetapi suatu ketika anak Raja tersebut jatuh sakit dan tak lama langsung meninggal dunia,kemudian sang Raja sangat sedih setelah anaknya meninggal dunia,kemudian sang Raja menyuruh Tukang ukir terbaik di kerajaan agar membuat Patung atau Boneka yang terbuat dari kayu yang mirip dengan wajah anaknya,dan setelah selesai Raja menyuruh Datu Bolon(Dukun yg sakti)untuk menghidupkan patung tersebut layaknya seperti manusia dan disuruh menari di halaman kerajaan,dan sekarang patung itu dinamakan sigale-gale,akan tetapi sigale Gale yang dihidupkan sang dukun kali ini apa akan seperti anak Sang Raja?

 Cat:-Durasi 14 menit Penari 16 orang Live gondang Bolon pemeran:Masyarakat 5 pasang,Raja,Sigale
         Gale,Dukun,Tukang Ukir,Pelanggar rambu lalu-lintas 2 orang.
Prestasi:-Juara I festival Tari/Tor-Tor Sigale-gale TK propinsi Sumatera Utara di Hotel Emeral Garden Medan 16 Oktober 2010
            -Delegasi Kesenian Propinsi Sumatera Utara dengan Yayasan Sposurung Balige di HUT RI ke-
             66,17 Agustus 2011 di Istana Presiden Jakarta acara Parade senja dengan menampilkan Tor-
            Tor Sigale-gale ini dihadapan Presiden RI dan Pejabat tinggi Negara dengan Penari 40 orang

7.TOR-TOR SIPITU SAWAN atau PANGURASON
Tor-Tor Sipitu Sawan atau Pangurason adalah dimana yang Maha Kuasa(Mula Jadi Nabolon) Pertama kali menurunkan orang Batak diPusuk Buhit dan kembali menurunkan 7 (tujuh) orang Bidadari ke Alam Semesta yaitu di Pusuk Buhit sambil menari dengan membawa 7(tujuh) Cawan yang berisi air dari 7(tujuh) sumber mata air dan diperas dengan jeruk purut bertujuan membersihkan jiwa,raga Manusia yang sudah kotor dari perbuatan – perbuatan dosa.
 Cat:Durasi 13 menit Jumlah Penari 9 orang tambah paminta gondang 1 orang Live Gondang Bolon
 Prestasi: -Juara I festival Tari/Tor-Tor TK Propinsi Sumatera Utara Pesta Danau Toba 22 Okt s/d
                 24 Okt 2010 di Parapat     
               -Juara I festival Tari/Tor-Tor TK Propinsi Sumatera Utara Pesta Danu Toba 27 Des s/d
                30 Des 2011 di Parapat.       
PROFILE SANGGAR SENI BUDAYA LUSIDO AJIBATA KABUPATEN TOBA SAMOSIR DANAU TOBA PROPINSI SUMATERA UTARA
oleh Sanggar Budaya Lusido pada 6 Maret 2012 pukul 5:01 ·

Berdiri : 11 Desember 2007

Pendiri : Rismon Raja Mangatur Sirait

: Vera Christina Bangun

Akte Notaris: No.167/2008/TrT

Penasehat : 1. Jonang Marusaha Parlindungan Sitorus

: 2. St. Liferson Oberlin Sirait



Pembina : Disbudpar Kabupaten Toba Samosir

Ketua : Rismon Raja Mangatur Sirait

Sekretaris : Paruhum Manurung

Bendahara : Vera Christina Bangun


KEGIATAN/PROGRAM:

1.MELATIH DAN MENCIPTAKAN KOREO TOR-TOR/TARI BATAK

2.MENERIMA ORDERAN PAGELARAN TOR-TOR/TARI BATAK DALAM DAN LUAR KOTA SERTA

MANCANEGARA

3.SUPLIER BARANG-BARANG ANTIK


Alamat/sekretariat:

Jalan Pendidikan Desa Pardomuan Ajibata Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba Samosir Danau Toba Propinsi Sumatera Utara no 14 kode pos 21174



CP :081263395600-08197400209

Email : rismonsirait@gmail.com-sanggar.lusido@yahoo.co.id

Facebook : Sanggar Budaya Lusido

REKENING DONASI :

BANK SUMUT CAPEM PARAPAT: 223.02.03.001269.0 Atas Nama SANGGAR LUSIDO AJIBATA
                                     " HORAS....SALAM LESTARI TOR-TOR BATAK "


Free web Counter Log Counter powered by  http://www.myusersonline.com
stay younger