Lake Toba The Forgotten Beauty

Wednesday, May 8, 2013

Profil, Visi, Misi Pinondang Simanjuntak, SH, M.Si Calon Bupati Taput 2014-2019


PROFIL St. PINONDANG SIMANJUNTAK, SH, MSi

St. Pinondang Simanjuntak,SH, M.Si
F
akta mencatat bahwa St. Pinondang Simanjuntak, SH, MSi adalah salah satu putera terbaik Tapanuli Utara yang tergolong  sukses meniti karir sebagai birokrat di PEMDA DKI Jakarta. Kini masyarakat Taput bersama tokoh batak di tanah rantau berharap kiranya ia rela dan bersedia mengabdikan dirinya sebagai Pelayan di Bona Pasogit, Tapanuli Utara. Ia dianggap yang paling tepat memimpin Tapanuli Utara ke depan. Sebab, ia memiliki mutu Sumber Daya Manusia yang handal, menguasai tata kelola pemerintahan dengan baik dan benar, dekat dengan rakyat, selalu ingin hidup damai, professional, bersih, dan sederhana. Bukan itu saja, keluarga Pinondang telah mapan, dimana dua orang anaknya (lulusan S-2 IPB Bogor dan S-1 ITB Bandung) telah bekerja sebagai PNS di Pemprov DKI, sementara anak bungsunya kini kuliah di ITB Bandung. Perantau berharap bila Pinondang terkabul menjadi Parhobas di Taput, maka ia akan dapat meletakkan pondasi pemerintahan secara benar sekaligus membawa perubahan dan kedamaian bagi segenap masyarakat. Pemerintahan yang dipimpinnya pun akan terhindar dari unsur KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme), karena beban kepentingan keluarga untuk mempengaruhi kinerjanya sangat minim.  
Pinondang mengawali karirnya sebagai staf pegawai Gelang gang Remaja Walikota Jakarta Utara. Setelah itu dipindahkan sebagai staf pegawai kantor pembangunan desa di Jakarta Pusat. Karena ketekunannya ia diangkat menjadi Sekretaris Camat Senen, beberapa tahun kemudian naik menjadi wakil Camat Menteng, Jakarta Pusat. Setahun kemudian diangkat menjadi Camat Menteng, Ia menjabat camat Menteng  selama 7,5 Tahun.

Selepas camat, Ia  diangkat menjadi Asisten Administrasi Walikota Jakarta Utara selama 4 tahun dan menjadi Sekretaris Wilayah Jakarta Utara dan selanjutnya diangkat menjadi Wakil Walikota Jakarta Utara selama 1,5 Tahun serta menjabat Pejabat Walikota Jakarta Utara.

Ketika ia mengikuti uji kelayakan untuk menjabat Walikota Jakarta Utara, ia mengalami pengalaman getir. DPRD menyatakan ia lolos peringkat pertama bahkan ada salah satu anggota yang mengucapkan selamat ketika itu. Namun karena diketahui beliau ini orang kristiani, pelantikan itu akhirnya dibatalkan.

Tetapi karir tidak berhenti sampai disitu saja, selanjutnya ia diangkat sebagai Kepala Dinas Penerangan Jalan Umum dan Sarana Jaringan Utilitas Propinsi DKI Jakarta selama 4 tahun dan menjelang pensiun ia masih menjabat Kepala Dinas Kebudayaan dan Museum Propinsi DKI Jakarta selama 7 bulan.
Tahun 2010 Pinondang pensiun dari Pegawai Negeri Sipil golongan Pembina Utama IV E, golongan tertinggi dalam Pegawai Negeri Sipil. Pinondang meniti karir betul-betul dari pegawai golongan rendah hingga golongan tertinggi, hal ini tidak akan bisa terjadi bila dalam dirinya tidak terdapat Jiwa Kepemimpinan yang tinggi dan jiwa pelayanan yang tulus, Sebab Kepemimpinan yang berhasil harus disertai oleh jiwa pelayanan yang tulus tanpa berpura-pura. Selama melakoni tugas kepamongan selama 36 tahun, ia banyak melakukan gebrakan yang cukup mencengangkan, Sebut saja, soal ketegasannya saat menegakkan Peraturan Daerah (Perda) di Kecamatan Menteng, sebuah kawasan elit tempat bermukinnya Presiden Soeharto dan para pejabat penting di Jakarta. Demikian juga saat ia ditunjuk menjadi Panitia Pembangunan Islamic Center, ia berhasil membebaskan lahan Kramat Tunggak, Tanjung Priok, Jakarta Utara dari tangan germo dan Wanita Tuna Susila (WTS) tahun 2001.

Selain jabatan tersebut di atas, Pinondang Simanjuntak juga mempunyai pengalaman lain yakni menjadi Dosen Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana, Asisten pribadi Brigjen Drs Moch Anwar, SH (Kepala Bareskrim Dosen PTIK) dan Penatar Manggala BP 7 Pusat. Dalam bidang organisasi dan Adat ia juga aktif sebagai Ketua Muda-mudi Efrata Tarutung di Jakarta, Penasehat Parsadaan Pomparan si-Raja Lumbantobing dan boru (PPSLB) se- Dunia. Bendahara PPSLB Se-Jadetabek, Penasehat Parsadaan Ompu  Sumurung (POS) Jabodetabek. Pengurus Pusat Parsadaan Simanjuntak (PSSSI) Jabodetabek.

Jabatan yang lain adalah Sekretaris Alumni Pasca Sarjana FISIP UI, Ketua Komisi Bea Siswa HKBP Jatiwaringin tahun 2004-2007, Pembina Kerohanian Kristen  Khatolik pegawai Pemprov DKI Jakarta Tahun 2002 – 2009, Panitia Pusat Jubileum 150 tahun HKBP, Anggota Tim Lobby Forum Peduli Bona Pasogit di Jakarta dan Pendiri Kelompok Tani KASIH PEDULI HUTA Tapanuli Utara.
Dalam meniti karir hingga mencapai pangkat tertinggi di daerah rantau, yang mayoritas bersuku dan beragama yang berbeda, dan juga menjadi daerah miniatur Negara Republik Indonesia, Pinondang yang berasal dari Tapanuli Utara dan beragama Kristen tentu harus mempunyai kemampuan yang berbeda dibandingkan orang lain. Ketika menjabat Camat Menteng ia terpilih menjadi camat terbaik Jakarta Pusat tahun 1993, untuk itu ia mendapat penugasan dari Gubernur DKI Jakarta untuk mempelajari Sistem Pelayanan Masyarakat di Kantor Pemerintahan Daerah di Negara ASAN. Pernah menjadi 5 besar camat terbaik di Provinsi DKI Jakarta dan ditugaskan mempelajari Sistem Pelayanan Masyarakat di Rotterdam, Jerman dan Perancis. Pembina terbaik Koperasi Se- DKI Jakarta, Pembina terbaik Karyawan se-DKI Jakarta, Pembina terbaik Muspika se DKI Jakarta.

Pinondang Simanjuntak juga adalah penerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri dalam rangka Kursus Kepemimpinan (SUSPIM DEPDAGRI DEPHAN) bagi para camat Se- Indonesia, Ia juga Perancang dan menerapkan Sistem Pelayanan Prima Terpadu Kantor Walikota Jakarta Utara Tahun 2002, dan menjadi Percontohan Pelayanan Masyarakat di PEMDA Seluruh Indonesia tahun 2003. Dan atas seluruh pengabdian dan tugasnya ia mendapat Penghargaan Pengabdian 15, 20, dan 30 tahun Pegawai Negeri Sipil (PNS)
Keberhasilan Pinondang dalam berbagai hal ini tidak luput dari Pendidikan dan Pelatihan yang pernah dilaluinya yakni S-1 Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana Jakarta dan S-2 FISIP Universitas Indonesia. Dan juga pendidikan penjenjangan seperti SEPADYA Tahun 1991, SUSPIM PEMDAGRI-DEPDAGRI DAN HANKAM Tahun 1992 juga SEPAMEN (SESPA) Tahun 2000.
 
A
lumni SDN 03 Saitnihuta, SMPN 1 Sigompulon dan SMA HKBP Tarutung ini juga banyak mengikuti pendidikan lain seperti : Bendaharawan material, Wawasan kebangsaan, Penataran P-4 tingkat Wilayah Kota Tipe B, penataran teknis perangkat kecamatan, Penataran Pembinaan Kesadaran Hukum, Latihan Pemantapan Penerapan Unit Daerah Kerja Pembangunan (LUDKP), Kesadaran Hukum PTUN, Keagrariaan, PU dan lain-lain yang menyangkut kemampuan sebagai Pemerintah.
Walaupun sibuk dengan padatnya aktivitas sehari-hari, tetapi Pinondang tetap melakukan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, ia diangkat menjadi Ketua panitia Pembangunan Gereja GKPI dan Renovasi Gereja HKBP Saitnihuta Tarutung, Ketua Pembangunan Sarana dan Prasarana HKBP Jatiwaringin, Panitia pengadaan lahan dan pembangunan HKBP Kelapa Gading, berpartisipasi dalam pembangunan gereja HKBP Peanajagar dan HKBP Tukka, Ketua Natal PEMDA DKI, Panita Pembangunan Islamic Center Jakarta Utara, menjadi Panitia Gema Dzikir Takbir Nasional yang dihadiri Presiden RI dan Duta Besar Negara-negara Muslim di Monas, Jakarta, Pemerhati Yayasan Budha Tsu Ci dan juga Pemerhati Pure Umat Hindu di Cilincing, Jakarta Utara.

Pengabdiannya di PEMDA DKI Jakarta boleh saja berakhir, namun bukan berarti berhenti pula mengabdikan hidupnya untuk Tuhan dan masyarakat Tapanuli Utara yang adalah kampung halaman dan tanah kelahirannya. Bermodalkan pengalaman tersebut dan Tuntunan Roh Kudus, ayah dari Ericson Dollyno,  Rebecca Carolina dan Yoel Frederick ini yakin mampu  meningkatkan taraf hidup masyarakat Tapanuli Utara dan membawa Tapanuli Utara kembali menjadi sejahtera dan menjadi daerah perhatian dunia dan kota Wisata Rohani yang sebenarnya. Untuk mewujudkan impiannya tersebut, Pinondang Simanjuntak mendirikan sebuah Yayasan untuk kelompok Tani di desa dengan nama KASIH PEDULI HUTA.  Kasih Peduli Huta bermaksud untuk mengajak masyarakat untuk lebih giat bekerja, menggalang kebersamaan dalam membuka lapangan kerja keluarga. Tujuannya mengurangi pengangguran di Bona Pasogit, sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga. Adapun missi wadah tersebut adalah,  Pertama, menghimpun anggota keluarga kelompok tani melakukan usaha pertanian dan peternakan, Kedua, mendidik keluarga kelompok tani agar menguasai teknologi tepat guna pertanian dan peternakan dan Ketiga, bersama-sama dengan anggota kelompok tani mengatasi permasalahan yang timbul agar uasaha pertanian dan peternakan dapat berjalan dengan baik, lancar dan berkembang. Ia menyerahkan traktor 8000 HPS, dan dalam waktu kurun waktu 2 tahun sudah menanam ubi dan singkong tapioka seluas 100 ha dan siap untuk dipanen. Dalam pengolahan hasil singkong, Kasih Peduli Huta bekerjasama dengan PT Hutahaean, selain itu Pinondang juga memberikan bantuan ternak dan pengadaan kolam ikan.

S
ementara itu sang isteri tercinta, Emma br Lumbantobing, BSc juga memberikan pelatihan kepada kaum ibu dan remaja putri tentang cara menghias diri, menghias rambut, masak memasak dan penjelasan tumbuhan disekitar kita yang menjadi alat untuk mempercantik diri dan kesehatan tubuh. Beliau juga melatih membuat berbagai macam pernak-pernik dan accesoris. Untuk anak-anak juga mendapat pelatihan membuat bendo, anting-anting dan berbagai macam benda yang bermanfaat yang berbahan baku bekas atau percah-percah kain.


Pinondang Simanjuntak berasal dari keluarga yang taat akan Tuhan, ayah beliau adalah St. Gayus Simanjuntak (alm) adalah mantan Vornganger / Guru Jemaat HKBP Saitnihuta dan mendapat Tongkat Gembala/ Tungkot Parmahanion di huria 25 tahun dari Pusat HKBP. Ibunya adalah Riamin br Panggabean (alm) semasa hidupnya adalah pengedar benang tenun di Saitnihuta dan sangat aktif digereja.
Isteri tercinta adalah Emma br Lumbantobing adalah mantan Suster di Rumah Sakit PGI Cikini, Ayah mertua, John Wesly Lumbantobing (alm) saudagar kemenyan Tobing Bros, pemilik Toko Obat Selamat Tarutung, pernah mendapat penghargaan dalam rangka HUT BRI ke-100 sebagai nasabah terbaik dalam bidang simpanan perorangan wilayah SUMUT 1996 di Hotel Kartika Candra Jakarta. Ibu mertua adalah Bidan Riris br Hutagalung (alm)

Ketiga anak beliau mewarisi kepintaran dan kesederhanaan beliau yakni : Ericson Dollyono lulus tercepat S-1 dari IPB, dan S-2 IPB lulus dengan predikat Summa Cumlaude, dan kini bekerja sebagai PNS di Pemprov DKI Jakarta. Anak kedua adalah Rebecca Carolina lulus S-1 dari Fakultas Teknik Planologi  ITB dengan predikat Cumlaude, sudah bekerja di Pemprov DKI Jakarta dan anak ketiga Yoel Frederick adalah mahasiswa Teknik Kimia ITB Bandung yang saat ini sudah duduk di Semester 7 dan telah menyelesaikan Praktek Kerja Lapangan.

Dalam rangka pencalonan sebagai Bupati Tapanuli Utara periode 2014 – 2019, Pinondang Simanjuntak telah membuat langkah-langkah yang akan dilakukan apabila terpilih kelak :

Kearah Mana Kabupaten Tapanuli Utara hendak dibawa? B E R S E R A H

BERSIH
Ø  PRIBADI YANG TIDAK KORUP, TIDAK KKN, BEKERJA PROFESIONAL
Ø  LINGKUNGAN HIDUP INDAH, NYAMAN DAN LESTARI
Ø  KOTA INDAH BERWIBAWA, TIDAK SEMRAWUT
SEJAHTERA
Ø  MADUMA
Ø  SANDANG / PANGAN TERPENUHI
Ø  PENGENTASAN KEMISKINAN, PEMBANGUNAN DESATERTINGGAL DAN TERISOLASI
RAJIN
Ø  TEKUN BELAJAR, MEMPUNYAI DAYA SAING, MENGHARGAI GURU/PENDIDIK
Ø  KERJA KERAS, PANTANG MENYERAH, ULET, TIDAK BERPANGKU TANGAN
Ø  BERSEMANGAT, BERPENGHARAPAN
HARMONIS
Ø  RASA KEBERSAMAAN
Ø  KERAMAH TAMAHAN, SOPAN SANTUN, TEGUR SAPA YANG BAIK
Ø  PERKUAT ROHANI, RAJIN BERIBADAH, BERDOA PENYERAHAN DIRI KEPADA TUHAN YME
LANGKAH YANG AKAN DILAKUKAN :
Ø  Buat Masterplan Tapanuli Utara
Ø  Libatkan stakeholder pemangku kepentingan yakni: Cendikiawan, Tokoh adat/masyarakat / agama / pendidik, pemuda/wanita, perantau dan pemerhati serta pers dan LSM.
Ø  Tentukan arah dan prioritas pembangunan
1.       Bidang Pendidikan
2.       Kesehatan
3.       Ekonomi, Industri, Dunia Usaha dan Pariwisata.
4.       Pertanian, Peternakan, Kehutanan dan Perkebunan
5.       Pertambangan
6.       Sosial budaya
7.       Akhlak / karakter
8.       Kerjasama antar Kota, Daerah dan Luar negeri

VISI MISI
VISI        :  Mewujudkan Tapanuli Utara yang MAJU, DAMAI, HARMONIS
MISI       :
1.       Meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan melalui
-          Perubahan metoda / strategi pembelajaran yang sesuai kemampuan siswa serta tepat  guna.
-          Melengkapi sarana prasarana yang sesuai perkembangan jaman
-          Peningkatan kualitas guru/pegawai dan pengelola pendidikan lainnya (pendidik dan tenaga kependidikan)
2.       Memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat, memberi  pelayanan terbaik, pelayanan medis terhadap rakyat dari kota hingga ke pedesaan Se - Kabupaten Tapanuli Utara melalui :
-          Mengoptimalkan seluruh PUSKESMAS yang selalu siap
-          Mendatangkan tenaga medis yang spesialisasi ke Tapanuli Utara
-          Pengadaan peralatan medis sesuai kebutuhan dan perkembangan jaman
3.       Membuat aturan yang mendukung dalam peningkatan ekonomi, industry dan dunia usaha serta menciptakan lapangan kerja
4.       Mengoptimalkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), memproduktifkan lahan-lahan tidur untuk pertanian dan perkebunan serta menjaga kelestarian lingkungan dan Hutan.
5.       Melakukan explorasi Sumber Daya Alam (SDA) dengan mempertimbangkan Ekosistem kelestarian lingkungan hidup
6.       Mengaktifkan Perusahaan Daerah mendorong usaha masyarakat untuk mampu menjadi pengeksport hasil ternak, pertanian dan hasil lainnya dari Tapanuli Utara.
7.       Mengajak para investor untuk membangun pertanian, peternakan dan perkebunan serta pertambangan dengan memberdayakan tenaga kerja lulusan SMK dan masyarakat yang memiliki ketrampilan
8.       -      Melestarikan serta menggali Budaya Batak yang telah terlupakan akibat kemajuan Zaman dengan membuat jalinan terhadap Tokoh Adat dan Kebudayaan
-          Memberdayakan tokoh Agama, tokoh pendidikan dan tokoh adat melalui pendidikan karakter.
9.       Menggali serta menata segala objek wisata yang ada di Tapanuli Utara serta mempromosikan ke pelosok Nusantara dan Mancanegara
1.   Memberdayakan segala Tokoh Agama untuk menciptakan wujud kedamaian, serta mempererat silaturahmi, melalui peringatan hari-hari besar Keagamaan, seminar serta melalkukan penyuluhan
1.   Menjalin kerjasama antar kota dan luarnegri dan member informasi tentang Kabupaten Tapanuli Utara melalui Web Site guna menarik minat bekerjasama mempererat pembangunan secara menyeluruh.


Free web Counter Log Counter powered by  http://www.myusersonline.com
stay younger